Pernah mendengar istilah tentang Optimasi Technical SEO ? Bagi praktisi SEO tentu pembahasan ini menjadi hal utama dan penting. Sementara bagi blogger, pembahasan ini juga penting untuk dilakukan agar blog yang kita bangun tidak hanya mendulang direct trafik saja tetapi juga organic traffic. Seperti apa cara optimasinya ? dan apa saja yang perlu kita lakukan ?

Optimasi Technical SEO : Apa Saja Yang Perlu Dilakukan ?

Masih membahas tentang teknik SEO yang Mingce pelajari dari kelas pelatihan DailySEO.id. Kali ini Mingce akan membahas tentang teknik SEO-nya. Yakni pembahasan inti dari pelajaran SEO yang Mingce ikuti. Jika sebelumnya kita fokus pada pembuatan konten yang berkualitas, kali ini kita belajar tentang otak-atik teknisnya.

Pengertian Technical SEO

Sebelum membahas tentang teknisnya, Mingce terlebih dahulu membahas tentang pengertiannya, agar kita sama-sama belajar memahami SEO dari akarnya terlebih dahulu.

Technical SEO adalah sebuah usaha yang dilakukan untuk mengoptimalkan website atau blog yang menitikberatkan pada aspek teknis seperti crawling, indexing dan discovery sehingga mudah diakses oleh mesin pencari (SERP).

Tujuan Technical SEO

Perihal teknis ini perlu dilakuakan agar website/blog kita mudah ditemukan, dipahami dan diindeks oleh Google sehingga akan diprioritaskan oleh Google di mesin pencari. Apapun tujuan kita membuat blog atau website, sudah seharusnya kita memperhatikan bagaimana blog atau artikel kita bisa dikenali oleh pembaca.

Dengan memahami tujuan mengapa kita harus menerapkan SEO teknis di web/blog, maka kita akan lebih termotivasi untuk melakukan optimasi pada Blog kita sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para pembaca yang telah datang

Aspek SEO Teknis Apa Saja ?

optimasi SEO Teknis

Tentu kita penasaran donk tentang apa saja yang perlu kita lakukan untuk mengoptimasi blog atau web agar ramah pada pembaca sekaligus mesin pencarian. Setidaknya ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan berikut ini :

1. Mobile/User Friendly

Di era digital seperti sekarang ini di mana setiap orang mampu mengakses informasi melalui gawainya, membuat kita sebagai para blogger memudahkan para pembaca untuk menemukan apa yang mereka cari di blog kita.

Salah satunya dengan membuat blog kita menjadi mobile friendly atau mudah diakses melalui gawai di manapun mereka berada. Caranya agar mudah diakses melalu gawai adalah dengan mengatur tampilan yang sesuai dengan gadget yang mereka gunakan. Kita bisa mencari template yang mudah diakses entah itu melalui desktop, table ataupun smartphone. Pastikan blog kita memiliki navigasi dan layout yang mudah diakses oleh pengunjung (visitor).

2. Keamanan (SSL/ Secure Socket Layer)

Membuat pembaca mudah mengakses blog memang menjadi kaharusan di era sekarang ini. Meski begitu kita juga tidak boleh mengabaikan keamanan mereka. Kita tetap harus menyediakan Blog yang nyaman sekaligus aman, sehingga para pembaca tidak merasa khawatir tentang data mereka yang dicuri.

Aspek keamanan ini bisa kita berikan dengan mengaktifkan HTTPS pada url link yang kita miliki. Sehingga para pembaca yang datang pada blog kita bisa terjaga data dan privacynya. Setiap platform memiliki cara tersendiri untuk mengaktifkan httpsnya. Biasanya kita mensetup bagian ini dari awal pembuatan blog pada setting yang telah disediakan.

3. Sitemap XML (Google Search Console)

Sebagus dan sehebat apa pun kualitas konten yang sudah kita buat bila tidak didaftarkan pada Google Search Console maka tulisan kita tetap susah ditemukan oleh Google.

Sitemap berfungsi memberitahukan kepada Google tentang apa saja yang pernah kita publikasikan sehingga robot mesin pencari datang ke blog kita dan mulai mencari dan mengambil data yang ada.

Dalam pengoperasian Google Search Console (GSC) kita akan sering mendengarkan istilah berikut ini :

  • Crawling >> istilah yang digunakan oleh robot mesin pencari untuk datang dan mulai menelusuri (merangkap) untuk mendapatkan data informasi yang telah kita publikasikan.
  • Indexing >> Proses robot mesin pencari mengindeks halaman web kita agar data yang ditemukan bisa ditampilkan pada mesin pencarian (SERP)

Kedua istilah ini akan sering kita temui dalam pembahasan tentang sitemap ataupun GSC dan SERP (Search Engine Result Pages)

4. Internal and OutBound Link

Website yang notabene berarti jaringan tentu memiliki jalinan yang terhubung satu sama lain. Dalam hal ini, jalinan yang terhubung pada website menggunakan teknik linking. Pada teknik ini, kita perlu memperhatikan bagaimana jaringan tersebut dibuat.

Untuk membentuk jaringan dalam blog atau website kita maka dibutuhkan internal link, di mana kita memberikan link penghubung pada artikel yang sesuai dengan materi yang kita bahas. Link penghubung artikel ini harus berasal dari website kita sendiri.

Sementara untuk membangun jaringan luar maka kita membutuhkan outbound link. Di mana link ini terhubung dari luar blog kita. Bisa berasal dari blog kita ke blog orang lain atau sebaliknya.Yang pasti diharapkan link yang tersambung memiliki pembahasan yang relevan dengan materi yang kita tulis.

5. Core Web Vital

Teknis lain yang perlu kita perhatikan meski bukan yang utama adalah memahami Core Web Vital. Dalam aspek ini, kita dituntut untuk mengoptimalkan website sesuai standar yang ditentukan oleh Google agar bisa direkomendasikan kepada pengunjung pada SERP.

Core Web Vital mencakup berbagai elemen yang perlu dioptimalkan. Misalnya saja tentang kecepatan loading website yang akan mempengaruhi user experience, struktur website yang akan berpengaruh pada pemahaman robot mesin pencari, memahami media yang dipublikasikan seperti image dan video. Memberikan penjelasan tentang gambar melalui Alt Image dan Alt Attribute, dan lain-lain.

Untuk mengetahui tentang kesehatan dan kecepatan blog yang kita miliki, bisa dengan cara mengakses data pada GSC. Hanya saja memang dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk mendapatkan data-datanya. Terkadang blog yang masih baru belum memiliki data yang bisa diinspeksi oleh robot mesin pencari untuk mengetahui apa saja yang perlu dioptimasi.

Tools Technical SEO

Setelah mengetahui tentang faktor apa saja yang perlu kita pahami saat mengoptimalkan SEO, sekarang Mingce bagikan beberapa tools atau alat yang bisa kita gunakan untuk mengecek performa blog. Apa saja sih toolsnya ?

  • Google Search Console >> Tools yang satu ini wajib kita pahami dan pelajari sebagia blogger. Karena dalam tools ini kita akan mendaftarkan sitemap agar bisa terindek oleh Google. Selain itu kita juga bisa mengamati secara metric apa saja kualitas yang meningkat dan berkurang dari Blog kita.
  • GTMetrix >> Tools yang satu ini bisa kita gunakan untuk mengetahu apakah website/blog kita sehat atau butuh penanganan khusus. Nantinya hasil dari scan yang dilakukan oleh GTMetrix akan membantu kita memahami apa saja yang terjadi dalam blog/website.
  • PageSpeed Insight >> Tool yang satu ini juga memiliki fungsi yang sama seperti GTMetrix. Hanya saja tools ini merupakan rekomendasi bawaan Google.
  • Screaming Frog >> Tools yang satu ini untuk mengetahui apa saja artikel dan page yang sudah di-crawl oleh Google, serta apa issue yang muncul di dalamnya sehingga kita bisa memperbaikinya. Khusus untuk yang ini, kita bisa mendownload secara gratis.

Itulah beberapa tools yang membantu kita memahami apa saja yang perlu ditingkatkan pada blog atau website. Meski begitu, hal terpenting dan nomor satu yang perlu kita lakukan sebagai seorang blogger adalah menulis konten yang berkualitas. Gimana tulisan kalian ? apakah minggu ini sudah setor tulisan ? Yuk jangan lupa untuk disubmit bagi para member #1Minggu1Cerita. Buat yang belum bergabung, boleh langsung registrasi di sini ya ! Jangan sampai lengah ! Menulislah Walau 1 Minggu 1 Cerita !

Categories: TIPS BLOGGING

1 Comment

Blog Authority : Cara Membangun Otoritas Blog Sesuai Niche - 1minggu1cerita · December 1, 2023 at 1:52 pm

[…] kita bisa belajar memanfaatkan tool sebagai alat pengukur tentang performa blog. Kita bisa memanfaatkan beberapa tools seperti […]

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *